| No Soal | S o a l | Jawaban |
| 1 | Transducer yang dipergunakan untuk mengubah getaran listrik menjadi getaran suara adalah : | a. Speaker b. Mikrophone c. Sound Card d. Sound Editor e. Sound Booth |
| 2 | Yang bukan termasuk format audio digital dibawah ini adalah : | a. PNG b. WAV c. MP3 d. WMA e. AAC |
| 3 | Format data digital yang dibuat oleh perusahaan alat-alat musik elektronik adalah MIDI. Singkatan Midi adalah | a. Musical Instrument Digital Interface b. Music Instrument Digital Intergrated c. Most Industry Disable Input d. Most Intergrated Disable Intrument e. Music Intergrated Input |
| 4 | Format audio standart Microsoft dan IBM untuk Komputer adalah | a. MP3 b. RMA c. SWF d. WAV e. RRC |
| 5 | Colokan Audio pada Komputer terseting standar yang berfunsi untuk mengeluarkan suara adalah berwarna : | a. Biru b. Hijau c. Merah d. Kuning e. Hitam |
| 6 | Yang termasuk software Aplikasi program pengolah suara digital adalah : | a. Adobe Premiere b. Flash Pro c. Edius d. Cool Edit Pro e. Sony Vegas |
| 7 | Dibawah ini adalh menu yang terdapat dalam soud playback kecuali : | a. Master Volume b. Wave c. Line in d. Line Volume e. Mic Volume |
| 8 | Dibawah ini yang termasuk software pemutar audio digital adalah : | a. Winamp b. Ulead Video Studio c. Edius d. Flash Plyaer e. Paint Soft Studio |
| 9 | Dibawah ini salah satu cara membuka aplikasi program Adobe Audition : | a. Start > Adobe Audition b. Open > Adobe Audition c. File > Open > Adobe Audition d. Start > Open > Adobe Audition e. Open > Start > Adobe Audition |
| 10 | Untuk menampilkan jendela pengolah suara pada salah satu track audio pada aplikasi program Adobe Audition adalah, Klik tombol : | a. CD b. Mute c. Record d. Edit e. Multi Track |
| 11 | Untuk memasukkan File Audio pada Adobe Aution adalah : | a. File > Input b. File > Import c. File > Exit d. Edit > Import e. File > Close |
| 12 | Untuk menggeser posisi file audio pada jendela multitrack keatas kebawah (vertical) atau kekiri kekanan (horizontal) yang kita lakukan pada mouse adalah : | a. Klik kiri > tekan (hold) > geser b. Klik kanan > tekan (hold) > geser c. Klik kiri > geser d. Klik kanan > geser e. Tanpa tekan tombol mouse > geser |
| 13 | Untuk mematikan suara pada salah satu track, tekan tombol : | a. Play b. Source c. Record d. Pause e. Mute |
| 14 | Efek suara mengulang dengan periode tertentu adalah : | a. Echo b. Reverb c. Flanger d. Delay e. Generate |
| 15 | Jumlah track pada Adobe Audition yang dapat dibentuk adalah : | a. 16 b. 32 c. 64 d. 128 e. 256 |
| 16 | Proses menggabungkan beberapa track audio pada Adobe Audition adalah : | a. File > open > Mix Audio b. File > mix c. Edit > mix Audio d. Export > audio Mix e. File > Export > Audio Mix Down |
| 17 | Cara memotong data audio pada salah satu track adalah : | a. Klik kanan > cut b. Klik kiri > cut c. Klik kanan > split d. Klik kiri > split e. Klik kiri > geser |
| 18 | Proses pengaturan fasilitas kiri dan kanan pada pengaturan audio stereo dinamakan : | a. Bass b. Middle c. Treble d. Panning e. Hifi |
| 19 | Dibawah ini bukan format audio hasil olahan Adobe Audition kecuali : | a. SWF b. FLV c. DAT d. AVI e. PCM |
| 20 | Untuk menyimpan seluruh file audio yang dipakai kedalam format tertentu, mempergunakan fasilitas : | a. Save As b. Save All Audio As b. Save Session d. Save All Session c. Save All To |
Latihan Soal
DASAR OPERASI KAMERA VIDEO
Kamera video ada berbagai macam merk, bentuk, dan varian. Begitu juga media penyimpanan gambar juga bermacam-macam. Contoh-contoh merk terkenal antara lain: Sony, Panasonic, Phillip, Ikegami, JVC, dan lain-lain. Dari berbagai merk tersebut masing-masing mempunyai beragam varian dan bentuk. Mulai kamera amatir, semi profesional, dan kamera profesional. Media penyimpanan gambar antara lain: Betacam, Dvcam, Dvc-pro, MiniDV, maupun berbentuk card (kartu memori).
Bagi pengguna pemula/amatir biasanya dengan mode auto sudah cukup untuk mendapatkan gambar standar. Tatapi dalam kondisi tertentu, mode auto tidak bisa kita pakai untuk mendapatkan gambar sesuai dengan kemauan kita. Itulah sebabnya kenapa para Cameraman profesional sering menggunakan mode manual dalam mengoperasikan kamera.
The Main Control
Ada enam control dasar pada kamera:
1. Exposure:
3. White Balance
4. Zoom
5. Focus
6. Audio Levels
Aperture, Shutter speed, ND Filter, dan Gain merupakan bagian dari exposure.
Exposure
Eksposure secara sederhana dapat saya artikan sebagai pencahayaan kamera. Untuk mendapatkan gambar yang normal, tidak gelap (under exposure) dan tidak sangat terang (over exposure) harus diperhatikan:
• Aperture (diafragma)
Di kamera televisi disebut juga Iris, yaitu sejumlah lembaran metal tipis yang disusun sedemikian rupa sehingga bisa dibuka dan ditutup untuk mengatur banyaknya sinar yang masuk ke lensa kamera. Iris seperti pupil mata kita yang bisa membesar dan mengecil sesuai cahaya yang masuk. Bila Iris dibuka selebar mungkin, lensa mengirim sinar maksimum de dalam kamera, sebaliknya kalau bukaan iris dikurangi lubang diafragma akan menyempit, sehingga sinar yang masuk ke kamera jadi sedikit. Bukaan diafragma diukur dalam satuan f-stop: f/1.4 – f/22. lebih kecil nomor f-stop = bukaan diafragma besar, lebih besar nomor f-stop = bukaan diafragma kecil. Pengaturan iris secara manual dapat dilakukan dengan memutar ring iris di lensa kamera.
• Shutter Speed
Biasanya shutter speed standar di kamera televisi 1/50. kecuali anda ingin menggunakan efek shutter atau untuk mensinkronkan dengan objek, baru Shutter Speed di posisi ON untuk selanjutnya bisa kita pilih sesuai tujuan kita.
• ND Filter
Filter ND (Neutral Density) berfungsi untuk mengurangi intensitas sinar yang terlalu kuat tanpa mempengaruhi kualitas warna cahaya. Filter ini digunakan bila kondisi cahaya terlalu keras, seperti tengah hari yang terik.
• Gain
Kebalikan dari ND filter, Gain berfungsi apabila pengambilan gambar dalam keadaan kurang cahaya, yang apabila dengan keadaan normal dengan bukaan f-stop maksimal (f/1.4) masih under exposure. Dengan Gain kita bisa mengangkat exposure secara digital, konsekuensinya gambar menjadi agak coral (pecah).
Filter Colour
Berfungsi untuk mengubah atau mencocokkan cahaya yang masuk ke dalam kamera. Umumnya kamera video memiliki dua buah filter koreksi warna. Untuk shoting di dalam ruangan dengan cahaya lampu tungsten (kemerahan) kita pasang filter 3200ºK dan untuk shoting dengan penerangan cahaya matahari kita gunakan filter 5600ºK.
Cahaya matahari banyak mengandung warna biru. Kalau kita memasang filter no.2 (5600ºK) untuk matahari, sebenarnya kita memasang filter berwarna oranye untuk mengimbangi warna biru pada matahari. Cahaya lampu bohlam lebih mengandung warna merah, maka kita pasang filter no.1 (3200ºK) yang berwarna kebiru-biruan.
Sumber cahaya yang lebih tinggi intensitas sinarnya mengandung warna biru, sumber cahaya yang intensitas sinarnya rendah lebih mengandung warna merah. Perbedaan warna cahaya ini tergantung pada suhu dan diukur dengan derajad Kelvin.
White Balance
Intensitas cahaya berbeda-beda pada saat yang berbeda dan tempat berbeda dalam sehari. Cahaya matahari di luar (daylight) mempunyai suhu kurang lebih 5600ºK, cahaya bohlam di dalam ruangan mempunyai suhu kurang lebih 3200ºK, cahaya lampu TL mempunyai suhu antara 5000ºK-6000ºK. karena intensitas cahaya sangat berbeda maka filter koreksi warna tidak bisa menghasilkan warna putih yang tepat. Maka dari itu kamera video juga dilengkapi dengan tombol untuk menyetel white balance. Cara termudah untuk white balance adalah dengan mengarahkan kamera terhadap benda putih apa saja yang berada dalam kondisi cahaya yang sama dengan cahaya yang kita pergunakan untuk merekam adegan.
Cara menyetel white balance:
* Pertama cocokkan filter koreksi warna dengan kondisi cahaya yang kita pakai shoting.
* Arahkan kamera terhadap benda putih apa saja
* Kamera di zoom sampai yang terlihat di viewfinder hanya warna putih
* Tekan tombol AWB (Auto White Balance)
* Kamera siap untuk merekam.
Catatan: kamera harus di white balance lagi apabila keadaan cahaya berubah.
Bagi para cameraman profesional sering juga melakukan white balance dengan cara manual yaitu dengan mengatur Colour Temperature pada menu di kamera.
Zoom
Zooming adalah gerakan lensa zoom mendekati atau menjauhi objek secara optik, dengan mengubah panjang fokal lensa dari sudut pandang sempit (telephoto) ke sudut lebar (wide angle).
Zoom in : mendekatkan objek dari long shot ke close up
Zoom out : menjauhkan objek dari close up ke long shot.
Zooming bisa dilakukan dengan dua cara:
Manual: dengan memutar ring zoom pada lensa
Servo : Biasanya tombol zoom servo ada pada handle camera sehingga terjangkau jari pada waktu mengoperasikan kamera
Focus
Fokus adalah pengaturan lensa yang tepat untuk jarak tertentu. Gambar dikatakan fokus apabila proyeksi gambar yang dihasilkan oleh lensa jatuh di permukaan tabung atau CCD jelas dan tajam. Sehingga nampak juga di viewfinder dan monitor.
depth of field atau bidang kedalaman adalah bidang dimana objek-objek di depan dan di belakang objek utama tampak dalam fokus.
Secara teknis, shot dengan bidang kedalaman yang luas memudahkan cameraman mengikuti gerakan objek. Bidang kedalaman yang sempit mengharuskan kita untuk terus menerus follow focus apabila kamera atau objek bergerak.
Secara estetis depth of field sangat berperan dalam menciptakan perspektif visual pada keseluruhan adegan (shot).
3 hal yang menentukan depth of field :
1. Panjang Fokal Lensa
Semakin panjang fokal lensa = bidang kedalaman semakin sempit atau kata lainnya fokus semakin tipis.
2. f-stop/iris
Lebih besar bukaan iris (lebih kecil f-stop) = bidang kedalaman semakin sempit / fokus semakin tipis. Misal f/16 bidang kedalamannya lebih lebar dari f/2.0
3. Jarak kamera dengan objek
Semakin jauh jarak kamera dengan objek = semakin luas bidang kedalaman
Semakin dekat jarak kemera dengan objek = semakin sempit bidang kedalaman.
Audio Levels
Jangan abaikan audio level pada kamera karena selain kualitas gambar, kualitas audio juga tidak kalah pentingnya. Ingat Televisi adalah gabungan antara gambar dan suara. Ada gambar tanpa audio yang bagus akan sangat mengganggu pemirsa bahkan informasi yang akan disampaikan tidak sampai kepada penonton.
Atur audio level jangan sampai under ataupun over (peak).
Wah kayanya teori melulu ya jadi pusing… tapi ini penting buat semua yang mau belajar mengoperasikan kamera video secara benar.
Mengoperasikan kamera adalah seni, jadi dibutuhkan taste dari setiap cameraman
Bagi pengguna pemula/amatir biasanya dengan mode auto sudah cukup untuk mendapatkan gambar standar. Tatapi dalam kondisi tertentu, mode auto tidak bisa kita pakai untuk mendapatkan gambar sesuai dengan kemauan kita. Itulah sebabnya kenapa para Cameraman profesional sering menggunakan mode manual dalam mengoperasikan kamera.
The Main Control
Ada enam control dasar pada kamera:
1. Exposure:
- Aperture
- Shutter Speed
- (ND Filter)
- (Gain)
3. White Balance
4. Zoom
5. Focus
6. Audio Levels
Aperture, Shutter speed, ND Filter, dan Gain merupakan bagian dari exposure.
Exposure
Eksposure secara sederhana dapat saya artikan sebagai pencahayaan kamera. Untuk mendapatkan gambar yang normal, tidak gelap (under exposure) dan tidak sangat terang (over exposure) harus diperhatikan:
• Aperture (diafragma)
Di kamera televisi disebut juga Iris, yaitu sejumlah lembaran metal tipis yang disusun sedemikian rupa sehingga bisa dibuka dan ditutup untuk mengatur banyaknya sinar yang masuk ke lensa kamera. Iris seperti pupil mata kita yang bisa membesar dan mengecil sesuai cahaya yang masuk. Bila Iris dibuka selebar mungkin, lensa mengirim sinar maksimum de dalam kamera, sebaliknya kalau bukaan iris dikurangi lubang diafragma akan menyempit, sehingga sinar yang masuk ke kamera jadi sedikit. Bukaan diafragma diukur dalam satuan f-stop: f/1.4 – f/22. lebih kecil nomor f-stop = bukaan diafragma besar, lebih besar nomor f-stop = bukaan diafragma kecil. Pengaturan iris secara manual dapat dilakukan dengan memutar ring iris di lensa kamera.
• Shutter Speed
Biasanya shutter speed standar di kamera televisi 1/50. kecuali anda ingin menggunakan efek shutter atau untuk mensinkronkan dengan objek, baru Shutter Speed di posisi ON untuk selanjutnya bisa kita pilih sesuai tujuan kita.
• ND Filter
Filter ND (Neutral Density) berfungsi untuk mengurangi intensitas sinar yang terlalu kuat tanpa mempengaruhi kualitas warna cahaya. Filter ini digunakan bila kondisi cahaya terlalu keras, seperti tengah hari yang terik.
• Gain
Kebalikan dari ND filter, Gain berfungsi apabila pengambilan gambar dalam keadaan kurang cahaya, yang apabila dengan keadaan normal dengan bukaan f-stop maksimal (f/1.4) masih under exposure. Dengan Gain kita bisa mengangkat exposure secara digital, konsekuensinya gambar menjadi agak coral (pecah).
Filter Colour
Berfungsi untuk mengubah atau mencocokkan cahaya yang masuk ke dalam kamera. Umumnya kamera video memiliki dua buah filter koreksi warna. Untuk shoting di dalam ruangan dengan cahaya lampu tungsten (kemerahan) kita pasang filter 3200ºK dan untuk shoting dengan penerangan cahaya matahari kita gunakan filter 5600ºK.
Cahaya matahari banyak mengandung warna biru. Kalau kita memasang filter no.2 (5600ºK) untuk matahari, sebenarnya kita memasang filter berwarna oranye untuk mengimbangi warna biru pada matahari. Cahaya lampu bohlam lebih mengandung warna merah, maka kita pasang filter no.1 (3200ºK) yang berwarna kebiru-biruan.
Sumber cahaya yang lebih tinggi intensitas sinarnya mengandung warna biru, sumber cahaya yang intensitas sinarnya rendah lebih mengandung warna merah. Perbedaan warna cahaya ini tergantung pada suhu dan diukur dengan derajad Kelvin.
White Balance
Intensitas cahaya berbeda-beda pada saat yang berbeda dan tempat berbeda dalam sehari. Cahaya matahari di luar (daylight) mempunyai suhu kurang lebih 5600ºK, cahaya bohlam di dalam ruangan mempunyai suhu kurang lebih 3200ºK, cahaya lampu TL mempunyai suhu antara 5000ºK-6000ºK. karena intensitas cahaya sangat berbeda maka filter koreksi warna tidak bisa menghasilkan warna putih yang tepat. Maka dari itu kamera video juga dilengkapi dengan tombol untuk menyetel white balance. Cara termudah untuk white balance adalah dengan mengarahkan kamera terhadap benda putih apa saja yang berada dalam kondisi cahaya yang sama dengan cahaya yang kita pergunakan untuk merekam adegan.
Cara menyetel white balance:
* Pertama cocokkan filter koreksi warna dengan kondisi cahaya yang kita pakai shoting.
* Arahkan kamera terhadap benda putih apa saja
* Kamera di zoom sampai yang terlihat di viewfinder hanya warna putih
* Tekan tombol AWB (Auto White Balance)
* Kamera siap untuk merekam.
Catatan: kamera harus di white balance lagi apabila keadaan cahaya berubah.
Bagi para cameraman profesional sering juga melakukan white balance dengan cara manual yaitu dengan mengatur Colour Temperature pada menu di kamera.
Zoom
Zooming adalah gerakan lensa zoom mendekati atau menjauhi objek secara optik, dengan mengubah panjang fokal lensa dari sudut pandang sempit (telephoto) ke sudut lebar (wide angle).
Zoom in : mendekatkan objek dari long shot ke close up
Zoom out : menjauhkan objek dari close up ke long shot.
Zooming bisa dilakukan dengan dua cara:
Manual: dengan memutar ring zoom pada lensa
Servo : Biasanya tombol zoom servo ada pada handle camera sehingga terjangkau jari pada waktu mengoperasikan kamera
Focus
Fokus adalah pengaturan lensa yang tepat untuk jarak tertentu. Gambar dikatakan fokus apabila proyeksi gambar yang dihasilkan oleh lensa jatuh di permukaan tabung atau CCD jelas dan tajam. Sehingga nampak juga di viewfinder dan monitor.
depth of field atau bidang kedalaman adalah bidang dimana objek-objek di depan dan di belakang objek utama tampak dalam fokus.
Secara teknis, shot dengan bidang kedalaman yang luas memudahkan cameraman mengikuti gerakan objek. Bidang kedalaman yang sempit mengharuskan kita untuk terus menerus follow focus apabila kamera atau objek bergerak.
Secara estetis depth of field sangat berperan dalam menciptakan perspektif visual pada keseluruhan adegan (shot).
3 hal yang menentukan depth of field :
1. Panjang Fokal Lensa
Semakin panjang fokal lensa = bidang kedalaman semakin sempit atau kata lainnya fokus semakin tipis.
2. f-stop/iris
Lebih besar bukaan iris (lebih kecil f-stop) = bidang kedalaman semakin sempit / fokus semakin tipis. Misal f/16 bidang kedalamannya lebih lebar dari f/2.0
3. Jarak kamera dengan objek
Semakin jauh jarak kamera dengan objek = semakin luas bidang kedalaman
Semakin dekat jarak kemera dengan objek = semakin sempit bidang kedalaman.
Audio Levels
Jangan abaikan audio level pada kamera karena selain kualitas gambar, kualitas audio juga tidak kalah pentingnya. Ingat Televisi adalah gabungan antara gambar dan suara. Ada gambar tanpa audio yang bagus akan sangat mengganggu pemirsa bahkan informasi yang akan disampaikan tidak sampai kepada penonton.
Atur audio level jangan sampai under ataupun over (peak).
Wah kayanya teori melulu ya jadi pusing… tapi ini penting buat semua yang mau belajar mengoperasikan kamera video secara benar.
Mengoperasikan kamera adalah seni, jadi dibutuhkan taste dari setiap cameraman
LATIHAN SOAL MULOK MULTIMEDIA
1. Kita dapat melihat suatu benda dikarenakan :
a. Benda tersebut memantulkan sinar kemata kita
b. Benda berada didekat kita
c. Karena mata mempunyai kelopak
d. Bentuk mata yang bulat dan lunak
e. Adanya bintik mata dimata kita
2. Dibawah ini merupakan format film untuk kamera analog kecuali :
a. APS (Advance Photography System)
b. Format 135
c. Medium Format
d. Style Format
e. Large Format
3. Dibawah ini termasuk jenis-jenis kamera analog kecuali :
a. Viewfinder Camera
b. Pocket Camera
c. SLR Camera
d. Slimming Camera
e. TLR Camera
4. Salah satu jenis kamera photo yang kita kenal adalah jenis SLR Kamera. SLR adalah kependekan dari :
a. Super Lens Reactive
b. Super lens Reproduction
c. Single Lens Reflex
d. Single Lens Reactive
e. Single Lens Reproduction
5. Bagian dari lensa kamera sebenarnya cara kerjanya identik dengan mata manusia. bIla banyak cahaya yang masuk pada mata kita, maka pupil mata akan mengecil. Pada kamera photo pupil mata ini idenrtik dengan :
a. Fokus
b. Shutter
c. Film
d. Filter
e. Diafragma
6. Pada kamera digital, sebagai pengganti film pada kamera analog adalah :
a. CMOS (Complementary Metal Oxide Semicoductor)
b. TTL (Transistor Transistor Logic)
c. Op-Amp (Operasional Amplifier)
d. CCD (Charge Coupled Device)
e. MOS (Metal Oxide Semiconductor)
7. Pada kamera digital, gambar dapat disimpan dalam format :
a. JPEG, Bitmap , Fla
b. JPEG, PSD, CDR
c. TIFF, RAW, CDR
d. PSD, RAW, TIFF
e. RAW, JPEG, TIFF
8. Penyangga kamera berkaki tiga sering disebut :
a. Tristand
b. Tripod
c. Trigger
d. Tridesk
e. Trifoot
9. Bayangan gelap disekeliling obyek gambar yang timbul pada hasil foto mungkin disebabkan oleh :
a. Adanya cahaya yang kuat dari arah kamera ke obyek
b. Adanya Cahaya yang kuat dari arah samping obyek
c. Adanya cahaya yang kuat dari arah atas obyek
d. Adanya cahaya yang kuat dari arah belakang obyek
e. Tidak adanya cahaya yang kuat yang mengarah ke obyek
10. Cara lain bila cahaya kurang saat memotret, kita dapat melakukan :
a. Menambah kecepatan bukaan rana dan memperkecil ISO
b. Memperlambat kecepatan bukaan rana atau memperkecil ISO
c. Memperlambat kecepatan bukaan rana atau menambah ISO
d. Memperkecil Diafragma dan memperkecil ISO
e. Memperkecil Diafragma dan mempercepat bukaan rana
11. Sudut pandang atau sudut pemotretan dinamakan :
a. Depth of field
b. Eye of look
c. Angle of depth
d. View of depth
e. Angle of view
12. Lubang tempat cahaya masuk kedalam kamera dari lensa ke atas film/CCD adalah
a. Arperture diafragma
b. Lens of exposure
c. Fokus
d. Shutter
e. View Finder
13. Lensa yang memiliki panjang focus (titik api) tunggal dan susut pandangnya tetap disebut :
a. Focus ring
b. Arpeture
c. Diafragma
d. Fix Lens
e. Shutter
14. Sudut pengambilan gambar dimana kamera berada diatas obyek (sedikit diatas kepala) disebut:
a. Low angle
b. Medium angle
c. High angle
d. Side angle
e. Long angle
15. Sudut Pengambilan gambar dimana kamera berada dibawah obyek disebut :
a. Low angle
b. Medium angle
c. High angle
d. Side angle
e. Long angle
16. pemotretan sebatas pinggang. Arah lensa disesuaikan dengan arah mata (tanpa harus mengintip dari jendela pengamat). Sudut pengambilan seperti ini sering dinamakan :
a. Eye level viewing
b. Waist level viewing
c. Waist level viewing
d. High handleled Position
e. Bird eye viewing
17. Pemotretan sebatas mata pada posisi berdiri,
a. Eye level viewing
b. Waist level viewing
c. High handleled Position
d. Frog eye viewing
e. Bird eye viewing
18. Pengambilan gambar dimana kamera berada sebatas mata katak. hampir sejajar dengan tanah dan tidak diarahkan ke atas, tetapi mendatar dan dilakukan sambil tiarap. bidikan ini dinamakan :
a. Eye level viewing
b. Waist level viewing
c. High handleled Position
d. Frog eye viewing
e. Bird eye viewing
19. Pemotretan dengan cara mengangkat kamera tinggi-tinggi dengan kedua tangan dan tanpa membidik. Pemotretan seperti ini disebut :
a. Eye level viewing
b. Waist level viewing
c. High handleled Position
d. Frog eye viewing
e. Bird eye viewing
20. Gerakan kamera secara lateral atau menyamping, berjalan sejajar dengan subyek yang sedang berjalan.
a. Tilt
b. Pedestal
c. Pan
d. Crab
e. Track
21. Gerakan kamera di atas tripot atau dolly (semacam kereta dorong) mendekati atau menjauhi subyek.
a. Tilt
b. Pedestal
c. Pan
d. Crab
e. Track
22. Bidang bidang dimana objek-objek yang berada di depan dan di belakang objek utama tampak dalam focus, dinamakan :
a. Depth of field
b. Fokus
c. White balance
d. Zoom
e. Rotate
23. Untuk mengatur keseimbangan warna putih pada kamera video, maka kita harus mengatur :
a. Depth of field
b. Fokus
c. White balance
d. Zoom
e. Rotate
24. Kegiatan ini adalah bagian dari tahapan pembuatan karya videografi, kecuali :
a. Produksi
b. Presentasi
c. Pasca Produksi
d. Pra Produksi
e. Marketing
25. Yang termasuk Sofware pengolah video dan suara adalah :
a. 3ds Max
b. Macromedia Flash
c. Cool edit Pro
d. Jet Basic
e. Ulead Video Studio
26. Pemberian animasi antara klip agar tampak lebih hidup dinamakan :
a. Konstruksi
b. Transformasi
c. Promosi
d. Transisi
e. Preview
27. Dibawah ini yang bukan software untuk mendokumentasikan video adalah :
a. Windows Movie Marker
b. Edius
c. Sony vegas
d. Ulead Video Studio
e. Microsoft word Perfect
28. Klip video yang dapat dimainkan pada VCD Player Filenya berformat :
a. MPEG.
b. Bitmap
c. GIF
d. TIFF
e. RAW
29. Proses hasil eksekusi akhir sebuah file klip video kedalam media keping CD dinamakan :
a. Draging
b. Grouping
c. Burning
d. Kliping
e. Ending
30. Visual Basic adalah suatu development tools untuk membangun aplikasi dalam lingkungan windows. Pengembangan aplikasi dilakukan kecuali :
a. Dengan instruksi-instruksi program yang mendukung tampilan dan proses
b. Pembentukan User Interface
c. Mengatur property dari obyek-obyek yang digunakan dalam User Interface
d. Penulisan kode program untuk menangani kejadian-kejadia (event)
e. Pengembangan aplikasi dengan pendekatan Bottom Up
31. Langkah awal dari belajar Visual Basic adalah mengenal IDE. Adapun yang dimaksud dengan IDE pada aplikasi ini adalah :
a. Interup Data Extrenal
b. Intergrated Data External
c. Intergrated Development Environment
d. Interup Develeopment Environment
e. Intergrated Data Environment
32. Salah satu cara untuk mengatifkan IDE Visual Basic adalah :
a. Klik menu Start, pilih open, pilih Microsoft Visual Basic
b. Klik File, pilih Open, pilih start, pilih Microsoft Visual Basic
c. Klik File, pilih start, pilih Microsoft Visual Basic
d. Klik menu strat, pilih Microsoft Visual Basic
e. Klik menu start, pilih menu command, pilih Microsoft Visual Basic
33. Istilah yang diaplikasikan untuk program-program yang digunakan dalam perancangan perekaan, arsitektur dan model-model ilmiah mulai dari alat-alat sederhana sampai gedung, kapal terbang dan lain-lain adalah :
a. CAM ( Computer Aided Manufacturing )
b. CAD ( Computer Aided Design )
c. CGI ( Computer Graphics Interface )
d. CD-I ( Compact Disc-Interfcae )
e. CRT ( Cathode Ray Tube )
34. Printer jenis semburan/nonketuk yang menyemburkan titisan dakwat kecil pada kertas adalah :
a. Laserjet Printer
b. Inkjet Printer
c. Impact Printer
d. Photo Printer
e. Color Printer
35. Kombinasi Hardware, software dan kabel listrik yang menghasilkan suatu cara berkomunikasi antara semua bagian computer yang berlainan secara universal, satu persatu adalah :
a. Universal Computer conection
b. Inter Conection Computer
c. Universal Cable Conection
d. Universal Bus Conection
e. Universal Serial Bus
36. Multimedia dapat diartikan penggunaan beberapa media secara bersamaan, untuk menyampaikan sebuah pesan dan informasi kepada obyek yang akan menikmati. Media dimaksud kecuali :
a. Media Teks
b. Media Suara
c. Media Animasi
d. Media Gambar dan Video
e. Media Tampilan
37. Salah satu cirri dan sifat aplikasi Multimedia yang bermakna adanya hubungan dua arah antara sebuah aplikasi Multimedia obyek yang menjadi penikmat aplikasi Multimedia adalah :
a. Interaktivitas
b. Kontinyuitas
c. Personalitas
d. Individualitas
e. Egositas
38. Proses hantar salin fail dari computer jauh ke computer pemanggil dengan pertolongan modem atau jaringan dinamakan :
a. Upload
b. Download
c. Miscall
d. Paste
e. Hyperlink
39. Istilah dalam computer yang digunakan untuk peralatan seperti CD-ROM, Printer, Scanner, modem, kamera digital dan lain-lain yang dihubungkan kekomputer dan dikendalikan oleh prosessornya diistilahkan dengan:
a. Plotter
b. Port
c. Router
d. Microcontroler
e. Peripheral
40. Bidikan dari atas, efek yang tampak subjek terlihat rendah, pendek dan kecil
a. Eye level viewing
b. Waist level viewing
c. High handleled Position
d. Frog eye viewing
e. Bird eye viewing
41. Salah satu Software Pengolah Gambar yang kita ketahui adalah :
a. Visual Basic
b. Macromedia Flash
c. Adobe Photoshop
d. Cool Edit Pro
e. 3ds Max
42. Pemberian effek kabur pada proses editing hasil foto disebut :
a. Emboss
b. Glow
c. Masking
d. Blur
e. Shadow
43. Penyusunan urutan peristiwa yang akan direkam video sebelum melakukan syuting video adalah :
a. Naskah
b. History
c. Time Line
d. Story Board
e. Frame
44. Lubang pengamat pada camera video disebut
a. View Finder
b. Camcoder
c. Roll Over
d. Hole
e. Lens Cover
45. Lamanya waktu tayang suatu video dinamakan :
a. Tempo
b. Frame
c. Transisi
d. Durasi
e. Script
46. Bidikan kamera (shot) yang menunjukan detail dari suatu obyek adalah :
a. Close Up
b. Medium shot
c. Long shot
d. Steady shot
e. Random shot
47. Menggerakkan kamera dengan cara menolehkan kekiri maupun kekanan sejajar bidang horizontal dinamakan :
a. Tilt
b. Zoom
c. Pan
d. Crab
e. Track
48. Gerakan kamera mendongak dan menunduk dalam bidang vertical disebut :
a. Tilt
b. Zoom
c. Pan
d. Crab
e. Track
49. Gerakan kamera menjauhkan maupun mendekatkan obyek dengan fasilitas dari kamera adalah :
a. Tilt
b. Zoom
c. Pan
d. Crab
e. Track
50. Gerakan kamera naik turun yang dilakukan dari Porta Jip Traveler :
a. Tilt
b. Pedestal
c. Pan
d. Crab
e. Track
Selamat Mengerjakan !!!
Langganan:
Komentar (Atom)